Arsip Blog

Minggu, 21 Februari 2016

Timbangan Syari'at Islam

Dalam timbangan syariat islam, bila lelaki memperoleh kemuliaan dg bekerja, wanita mendapatkanya dg mengurus rumah tangga. Saat laki - laki diberikan pahala oleh Allah dg memperebutkan shalat di shaf terdepan, wanita mendapatkan pahala yang sama dg shafnya di paling belakang. 
Islam memberi jalur beribadah kpd wanita, dg kelebihan yg Allah berikan. Bukan beradu dg pria yg Allah beri kelebihan yg berbeda.

Karena itulah, dalam pandangan islam .. lelaki dan wanita sama harkatnya di hadapan Allah. Tidak berbeda - beda karena lelaki dan wanita memang makhluk yang sama - sama diciptakan oleh Allah ..

(QS Al - Hujurat (49) : 13)
Allah menegaskan dalam ayat ini bahwa dalam penciptaan-NYA lelaki dan wanita sama bahkan semua keturunan manusia berasal dari lelaki dan wanita, bukan salah satu diantaranya. Melalui firmanNya, Allah juga menegaskan bahwa takwalah yang mementukan kemuliaan lelaki dan wanita, bukan harta, tahta dan cinta.
QS Al-Nisa [4]: 32
" Dan janganlah kamu iri hati terhadap apa yang dikaruniakan Allah kepada sebagian kamu lebih banyak dari sebagian yang lain. (Karena) bagi laki - laki ada bagian dari apa yg mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yg mereka usahakan, dan mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui sgala sesuatu "

Lebih dari itu, islam bahkan menempatkan wanita dalam posisi yang sangat terhormat, lebih dari laki - laki dalam beberapa urusan tertentu.
Sejak lahirnya, islam telah memberikan kelebihan kepada bayi perempuan, yang tidak diberikan bayi laki - laki.

Saat anak terlahir terhormat, tentu saja yang melahirkan pun di anugerahi kehormatan tiada banding .. ^,^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Popular Post

Total Tayangan